Terima Kasih 2016
18.03"365 new days, 365 new chance"
![]() |
| Image from weheartit |
Di tahun tersebut kesabaran, keikhlasan, ketulusan dan kepercayaan saya begitu di uji.
Di mulai dari awal tahun 2016 dimana saya harus memenuhi kewajiban sebagai mahasiswa tingkat akhir yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama kurang lebih sebulan lamanya di desa orang, jauh dari Jakarta, terisolir, hidup satu atap dengan orang-orang baru. Super challenge banget buat saya yang notabene anak rumahan dan jarang menghabiskan waktu untuk menginap di suatu tempat. Alhasil, tidak dapat saya pungkiri banyak sekali ilmu yang saya dapat dan cukup berkesan untuk mengawali tahun.
Sepulang dari KKN saya tidak disuguhi dengan waktu yang lenggang... akan tetapi, saya harus menjalani kewajiban yang lain yang sangat penting dan menentukan masa depan saya. Gak tau kenapa pokoknya saya berpikir masa depan saya ada disitu. Yap! Skripsi... saya bulat tekad harus lulus di tahun 2016. Proses bikin skripsi ini adalah ujian tengah tahun untuk saya yang benar-benar menguji pikiran dan hati saya. Siapa sih yang mau skripsi revisian mulu ? Pasti pengennya sekali bikin langsung acc, nyatanya itu tidak berlaku untuk saya. Hal yang paling krusial dalam skripsi atau penelitian adalah judul, dari pembuatan judul saja saya telah diuji dan harus empat kali ganti judul plus metode penelitian. Ampun deh pokoknya! Mau nangis juga gabisa nyelesain masalah... mau seneng-seneng aja juga gabisa. Tapi... dari semua kesulitan itu, "Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan", saya rasakan banget. Percaya atau nggak orang-orang yang selama ini bahkan saya tidak tahu namanya, berasal darimana, seperti apa rupanya justru yang banyak sekali membantu saya. Secara tidak langsung mensupport dan merasa bahwa mereka dulu pernah seperti saya. Pokoknya takjub sekali dengan perantara tangan Tuhan lewat orang-orang yang tidak pernah saya duga.
Cobaan ga cuma sampai disitu setelah sidang pun saya harus kembali mendapatkan banyak tantangan karena skripsi saya kena revisi mayor. Berarti... saya harus mengolah kembali data yang ada agar hasilnya sesuai dengan list revisi yang diminta dosen penguji. Wah! Itu sih hati saya hancur sekali, terlintas pikiran yang ngga-ngga karena merasa ko dari awal bikin skripsi ya susah banget revisi mulu gitu. Tapi lagi-lagi pikiran itu dihapus dengan kehadiran orang-orang yang saya gapernah nyangka setulus itu membantu saya. Alhasil saya merasa semua ini akan selesai dengan baik-baik saja. Benar saja setelah semua kepusingan itu dosen penguji saya tidak meminta revisi lagi dan langsung acc. Akhirnya saya sarjana!!!
Tengah tahun benar-benar menguras pikiran, hati, dompet dsb pokoknya. Tapi semua itu terbayar nama saya jadi panjang sedikit, Dini Azizah, S.Psi.
Eitss jangan bangga dulu sama gelar, ternyata nyari kerja itu susahnya setengah mati. Lebih galau daripada tes SNMPTN yang pernah saya galauin di post-post sebelumnya. Kalo untuk yang kerja-kerja ini saya belum mau membuka suara lebih banyak karena saya sendiri masih beradaptasi dengan pekerjaan yang saya dapat.
Yang jelas 2016 benar-benar titik tergenting dalam hidup saya (ini lebay sih tapi memang iya).
Terima kasih 2016, Selamat datang 2017 :)
![]() |
| Image from weheartit |
Love,
DA


0 komentar